
Pada era ini musik Indonesia lebih banyak mengambil tema perjuangan, keberanian, semangat dan kebangsaan. Tema-tema heroik macam ini tentu saja berkaitan dengan kondisi Indonesia saat itu yang sedang melakukan perjuangan melawan Belanda dan Jepang. Anda pasti masih hapal dengan lagu ; Maju tak gentar, Bandung lautan api, dll. Lagu-lagu pada era ini kebanyakan telah dijadikan sebagai lagu Nasional.
Halo-halo Bandung
Written by: Ismail Marzuki ( 1946 )
Halo-halo Bandung Ibu kota Parahiyangan
Halo-halo Bandung kota kenang-kenangan
Sudah lama beta tidak berjumpa dengan kau
sekarang telah menjadi lautan api
mari bung rebut kembali!
( Lagu ini untuk mengenang peristiwa 24 maret 1946, waktu itu Jepang menyerah kepada tentara Sekutu.Sekutu dan NICA mulai menguasai kota secara de facto. Saat Tentara Republik Indonesia dipaksa menyerah dan meninggalkan kota sejauh radius 11km; Majelis Persatuan Perjuangan Priangan memutuskan untuk membakar kota untuk mencegah Sekutu dan Belanda mempergunakan fasilitas dan instalasi penting yang ada di kota itu
SEPASANG MATA BOLA
Written by : Ismail Marzuki (1946)
Hampir malam di jogya
ketika keretaku tiba
remang remang cuaca
terkejut aku tiba-tiba
dua mata memandang
seakan akan dia berkata
lindungi aku pahlawan
dari pada si angkara murka
sepasang mata bola
dari balik jendela
datang dari jakarta
nuju medan perwira
kagumku melihatnya
sinar nan perwira rela
hati telah terpikat
semoga kita kelak berjumpa pula
sepasang mata bola
gemulai murni mesra
telah mamandang beta
di setasiun jogya
sepasang mata bola
seolah-olah berkata
pergilah pahlawanku
jangan bimbang ragu bersama do'aku
